Memory 12 jam Surabaya – Jogja Bersama Bus Mira

Buszo.com – Hujan deras di sertai petir menggelegar membasahi kota pahlawan dari siang sampe sore hari ini.

Rasa malas udah terasa dari sore tadi untuk melangkah menuju terminal Bungurasih walaupun deket tetep aja malesss.

Lepas maghrib masih rintik rintik tersisa disertai dinginnya kota ini tumben dan sesuatu banget biasanya udah sumuk terus.

Cukup lama menunggu ojol karena masih rintik hujan gini,selang 20mnt tibalah sebuah ojol dan perlahan pasti menuju terminal Bungurasih.

Tolah toleh air mancur sepiii pi padahal jadwal salah satu komunitas yang biasanya nongkrong disini,mungkin lagi pada kedinginan mereka hehehe.

Masih ada Sarika,Sari Indah,Eka Purwokerto,dan Rosalia juga masih parkir di jalur keberangkatan.

Tapi biasa lagi pengen ngeline bumel akhirnya menuju shelter keberangkatan bis Jogja ATB antara duo Mira dan Sumber.

Sempat nanya sama mandor nopol favorit masing masing dan diluar dugaan mereka berdua perpal,berdua sedang mbengkel ternyata.

Ya udahlah karena masih rintik hujan dan sisa dingin sampe tulang akhirnya naik bis Mira aja walaupun bukan nopol favorit.

Nggak sempat kuliat nopol tersebut mau foto foto udah di masukin rangsel susah buat ngambil lagi.

Sekitar 5mnt parkir akhirnya Mbak Mira mulai ngegas meninggalkan jalur keberangkatan dengan keterisian penumpang 25 penumpang,di pintu keluar pun kosong melompong.

Setelah dapat tiket cuma kupandangi rintik rintik hujan yang masih menemani sepanjang perjalanan.

Kondisi begini ditambah kelelahan membuat rasa kantuk menyerang tak terhingga,bahkan terminal Moker aja nggak liat langsung bobok.

Samar samar terdengar suara kondektur saat teriak Jombang Dan Kertosono selebihnyaaa zzzZzzzzzz mimpi indah.

Dan sekitar pk.01.30 mulai mata terbuka lebar karena posisi berhenti setelah kuamati dan nyawa ini terkumpul ternyata kulihat sekeliling pada berhenti alias Macet posisi bis ku ada di sebelah kanan posisi saat itu belum jauh dari RM Duta Ngawi.

Karena sangat lelah perjalanan kali ini kuputuskan untuk memejamkan mata kembali di suasana yang dingin ini.

Jam 5 pagi saat kuliat jam di hp dan tolah toleh sekeliling ternyata masih di Gendingan!!! Astagaaaaa antri yang cukup lama sekali ini,setelah ngobrol dengan kondektur ternyata ada Laka truk kayu yang menghambat perjalanan kali ini.

Dan sudah pasti ini akan muter Solo pikirku karena udah kehabisan waktu tepat aja dugaaanku karena sang kondektur mengiyakan dugaanku.

Lepas TKP Laka sekitar pk.06.10 dan langsung sang driver tancap gas beberapa penumpang di halte dibiarkan aja lambaian tangannya buru buru pengen cepet istirahat Solo pastinya.

Sisa 10 penumpang Jogja akhirnya di pindah Mira belakangnya dan di bis ini bertemu pak Sugeng setelah lama tak jumpa,obrolan hangat dengan beliau di pagi hari sepanjang Solo – Jogja.

Full seat bis pak Sugeng ini penumpang yang menuju arah Jogja di tambah operan dari bis ku tadi.

Lepas prambanan mulai tersendat Parwis sudah menggeliat tanda liburan telah tiba dan seperti biasa akan memasuki kota Jogja rombongan rombongan Parwis ini.

Tepat pk.09.15 memasuki terminal Giwangan dan berpisah para crew Mira yang sudah mengantarkanku ke kota ini
Semoga kalian pulang menuju Bungurasih kembali dengan selamat.

Ini rekor kemacetan yang kualami di jalur Surabaya – Jogja 12 jam 15mnt bahkan melebihi waktu tempuh saat malam takbir tempo hari ikut mbak Mira.

Sekian

Tarif Sby – Jogja : KL 51K

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *