Si Merah Indonesia

Malam ini perjalanan menuju barat via pantura pilihan nggak banyak baik bumel ataupun patas.

Ada Sinar mandiri,Jaya Utama,Indonesia yang akan melayani karena badan butuh istirahat yang cukup akhirnya hati ini memilih si Merah Indonesia yang akan menemani malam ini.

Jarum jam menunjukan pada angka 18.30 suasana gerimis petang ini di Terminal Bungurasih Surabaya cukup lumayan melenyapkan debu hari ini.

Nggak lama masuk bus Indonesia pada shelter bus Surabaya – Semarang segera kunaik dan memilih tempat duduk favorit belakang sebelah kiri.

Ya itulah tempat favoritku,bagi sebagian orang hot seat di depan tapi bagiku hot seat ya di situ baik jarak dekat maupun jauh dan dengan armada bumel maupun bus malamnya.

Karena cuaca rintik yang awet okupansi penumpang kurang begitu memuaskan crew malam ini hanya ada 12 orang diberangkatkan dari shelter.

Di pintu keluar terminal hanya ada 2 penumpang tambahan total 14 penumpang yang dibawa crew malam ini.

Masuk tol terasa sentuhan lembut pedal gas nggak kasar,suka tipe yang begini kadang ada juga walaupun patas tetap gradakan bawanya.

Tol cukup padat malam ini terlebih suasana semakin deras rintik hujan malam ini,sempat disusul Lorena pada saat di tol mungkinkah armada LE 411 atau Lorena Banyuwangi? Entahlah begitu cepat meninggalkan armadaku.

Masuk Terminal Bunder Gresik nggak ada tambahan penumpang sama sekali.

” Sepi gak onok wong ” celetuk sang kondektur saat berjalan kebelakang.

Sembari ngitung kembali karcis yang ada dalam genggaman tangannya.

Kucoba perlahan menikmati kelembutan si merah malam ini dengan memejamkan mata sejenak,maklum seharian berkas numpuk banyak banget kaya air hujan pokoknya!

Dan benar aja dibangunkan begitu armada memasuki service makan di daerah Jenu Tuban,cukup lumayan kan istirahatnya?

Entah tidur kebo atau dasar setirannya yang enak yang pasti sedari awal emang niat istirahat bareng si merah hehehe.

Di sini kaya main dadu kadang dapat senyuman manis si mbaknya,kadang pula mbaknya ketus hehehe banyak berdoa aja sebelum service makan.

Keluar sebentar setelah ganjel perut eh ada bus kampanye peserta pemilu lengkap dengan logo partainya yang begitu besar,ngobrol dengan crewnya mengatakan bus tersebut mengarah ke Banyuwangi.

Dasar mata nggak bisa diajak kompromi akhirnya nggak lama setelah jalan dari tempat istirahat tertidur pulas kembali zzzzZZZZzz.

Bangun ngelilir memasuki kota Demak,alamak tidur yang cukup nyenyak malam ini.

Sebentar ke toilet karena terlalu dingin malam ini dan membasuh muka karena sebentar lagi akan finis di Terminal Terboyo Semarang.

Sepanjang Demak – Semarang beberapa kali papasan dengan bus Muriaan ada NS,Bejeu dan HR terlihat sedari tadi.

Kebersamaan malam ini dengan si merah harus diakhiri,pamitan terlebih dahulu dengan crew Indonesia saat ku turun depan terminal Terboyo menunjukkan jam 2.45.

Perjalanan terlalu manis bersama si manis pantura!!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *